ORIENTASI TINGKATAN 1
Posted by unitictsmkppasir
- -
BERTENANG LEBIH BAIK DARIPADA STRES
Posted by unitictsmkppasir
- -
Sebaik-baik cara untuk menangani stress adalah dengan bertenang. Sebab, dengan bertenang, minda dapat bekerja dengan lebih baik dan lebih efektif.
Bila stress, fikiran menjadi buntu, bingung dan keliru. Anda takkan tahu apa yang perlu di lakukan.
Kesannya, Anda cenderung melakukan kesilapan, lebih teruk lagi, melakukan kesalahan yang Anda kesali seumur hidup.
Cemana nak bertenang? Anda hanya perlu mengawal nafas lalulupakan apa yang membuat Anda tertekan. Masalah kebanyakan orang, mereka tak mahu melupakan seketika apa yang membuat mereka tertekan.
Kita perlu buat muhasabah diri. Kita asyik tertekan sebab kita ada rasa marah dalam diri, ada something yang kita puas hati, maybe sebab kewangan, keluarga atau benda di tempat kerja yang membuat kita geram sendiri.
Kita perlu sentiasa istighfar dan maafkan orang lain, situasi, benda, perkara serta diri sendiri. Memaafkan diri sendiri dapat membuang rasa marah, selepas tu membuang rasa tertekan, membuat kita ‘immune’ dari stress.
Stress boleh dielak bila kita tahu caranya. Paling asas adalah dengan melatih diri supaya bertenang. Kalau boleh, biarkan rasa tenang tu wujud dari pagi hingga ke malam hari.
Hidup lebih lancar bila kita tenang, relaks, be in control. Orang-orang yang berjaya dalam pelajaran, kerjaya dan bisnes adalah mereka yang melatih diri untuk sentiasa bertenang kerana mereka tahu, rasa tertekan hanya akan menahan diri mereka dari mencapai kejayaan.
TIPS , CARA MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR
Posted by unitictsmkppasir
- -
Tips, Cara Meningkatkan Semangat Belajar - Setiap orang yang belajar perlu mendapatkan suntikan motivasi belajar. Pada dasarnya motivasi belajar merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki motivasi yang berbeda-beda dalam aktivitas belajarnya. Semakin banyak faktor motivasi belajar, maka semakin tinggi keinginan untuk memulai aktivitas belajar dengan antusias. Namun, tergantung kemauan dan kesiapan dari setiap individu. Tapi perlu diketauhui bahwa anda adalah orang yang ingin berhasil, dan orang yang berhasil adalah orang yang mampu mempertahankan semangatnya dikala orang lain hiang semangatnya.
Motivasi belajar dengan aktivitas belajar dapat bersifat positif atau negatif. Hubungan antara keduanya mempunyai rentang dari lemah sampai kuat. Hubungan yang kuat menunjukkan bahwa motivasi belajar tersebut mempengaruhi kemauan individu dengan meningkatkan semangat belajar.

Motivasi belajar dengan aktivitas belajar dapat bersifat positif atau negatif. Hubungan antara keduanya mempunyai rentang dari lemah sampai kuat. Hubungan yang kuat menunjukkan bahwa motivasi belajar tersebut mempengaruhi kemauan individu dengan meningkatkan semangat belajar.

Motivasi belajar dibagi dua faktor:
1. Motivasi internalMotivasi ini berasal dari dalam diri individu atau kesadaran diri akan pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan. Motivasi internal sulit ditumbuhkan daripada motivasi eksternal. Namun motivasi internal ini akan menimbulkan suatu kepercayaan diri dalam diri tiap individu sehingga mereka akan bersikap positif bahwa mereka bisa melakukannya dengan kemauan dan kemampuan sendiri.
2. Motivasi eksternal
Motivasi ini berasal dari dorongan dari luar atau rangsangan yang mempengaruhi diri individu. Motivasi eksternal ini bisa dipicu oleh beberapa faktor yaitu:
- Ketakutan atau hukuman
- Penghargaan/pujian/reward
- Memahami pentingnya belajar itu sendiri
Cara untuk meningkatkan motivasi diri agar semangat belajar adalah:
- Bergaul dengan orang yang rajin belajar. Bergaul dengan orang yang rajin belajar mempunyai dampak yang positif. Kita bisa menganalogikannya orang yang bergaul dengan pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan pandai besi maka kita akan kecipratan bau bakaran besi. Sebaliknya jika kita bergaul dengan penjual minyak wangi maka akan kecipratan harum minyak wangi.
- Bergaul dengan orang yang senang belajar. Bergaul dengan orang yang senang belajar, kita juga akan tertular untuk senang belajar. Ini dikarenakan stimulus-stimulus yang dibawa oleh orang yang senang belajar mempengaruhi psikologis orang yang tertular.
- Bergaul dengan orang yang berprestasi. Sama halnya bergaul dengan orang yang senang belajar dan orang yang rajin belajar, kita akan turut menyenangi dan bersemangat untuk belajar. Orang yang berprestasi akan menjadi sebuah pandangan atau tantangan bagi kita agar kita optimis bisa melebihi prestasi orang tersebut. Pasti akan muncul dalam pikiran kita “Dia bisa berprestasi, aku juga pasti bisa”
- Membuat sebuah reward atau hukuman. Dengan adanya reward atau hukuman akan memicu motivasi kita agar tidak gagal atau lalai dalam belajar. Ini mungkin sedikit memaksa dan bersifat sementara tetapi ini juga bisa membangkitkan motivasi kita untuk belajar.
- Menonton film motivasi atau membaca novel motivasi. Membaca novel atau menonton film yang membuat kita termotivasi akan merangsang kerja pikir otak kita. Misal, membaca novel Laskar Pelangi atau menonton film 3Idiot.
- Menanamkan kemauan atau niat yang tinggi untuk belajar. Jika di awal kita sudah mempunyai kemauan dan niatan yang tinggi maka kita akan menjalankan segala hal yang membuat kita senang belajar.
- Menempelkan kata kata motivasi di dinding kamar. Memang ini agak sepele sih tapi jika kata kata motivasi yang tertempel itu kita lihat terus dan menjadikan kata kata itu sebuah motivasi untuk tiap harinya.
33 PERKARA WAJIB SEBELUM PEPERIKSAAN
Posted by unitictsmkppasir
- -
- Jika peperiksaan tersebut diadakan sebelah pagi, janganlah lupa bersarapan.
- Sarapan yang diambil hendaklah disertakan makanan yang mengandungi protein dan buah-buahan
- Makan makanan yang kaya dengan protein seperti telur, kacang dan yogurt semasa sarapan dan makan tengah hari
- Ambil sarapan yang ringan kerana jika makan secara berlebihan atau mengambil makanan yang berat, dikhuatiri akan mengantuk
- Jika ingin makan snek, pilih snek yang boleh memberi tenaga untuk belajar dan mengulang kaji . Contoh sandwic dan semangkuk bijirin sarapan dengan susu memberi tenaga yang boleh bertahan lebih lama dan menjimatkan masa untuk belajar
- Untuk mendapatkan tidur yang cukup, ambil makanan karbohidrat (roti, mi atau pasta) dan juga sedikit makanan protein kurang lemak (ikan, ayam atau daging) untuk makan malam.
- Ketika waktu peperiksaan, cuba kurangkan mengambil bahan yang ada kafein dan coklat. Walaupun ia membantu untuk kecerdasan otak, jumlah yang berlebihan boleh menyebabkan getaran dan debaran, menaikkan tahap kebimbangan dan memberi kesan pada tumpuan. Sebaliknya sediakan snek yang berkhasiat seperti protein bar atau fruit bar di antara waktu rehat.
- Minum air secukupnya kerana badan akan menjadi lesu sekiranya kekurangan air dan ini bolehmenyebabkan hilang fokus semasa peperiksaan
- Minulah segelas susu panas sebelum masuk tidur.
- Mengambil makanan yang mengandungi vitamin B dan Omega 3 boleh meningkatkan daya ingatan.
- Lakukan senaman. Senaman fizikal meningkatkan pembekalan oksigen dalam darah dan nutrein ke dalam otak supaya ia dapat berfungsi dengan efisien. Senaman mental yang boleh dilakukan seperti membuat kuiz dan teka-teki.
- Kesihatan WAJIB dijaga untuk mengelakkan sebarang kemungkinan yang tidak diingini. Tidak seharusnya belajar hingga lewat malam kerana ia menjejaskan konsentrasi.
- Demi mencari ketenteraman jiwa, apa kata kamu bersiar-siar di taman selepas belajar beberapa jam, jika keadaan mengizinkan
- Elakkan diri daripada aktiviti yang boleh membawa kecederaan.
- Biasakan diri berada dalam keadaan berwuduk.
- Perbanyakkan baca al-Quran
- Banyakkan solat sunat. Amalakan solat sunat pada sepertiga malam untuk memperoleh ketenangan dan kekuatan.
- Selalu berdoa
- Bersangka baik kepada Allah.
- Lakukan kegiatan luar. Luangkan masa seketika dalam kesibukkan mengulang kaji pelajaran.
- Meningis denga sepuas hati. Luahkan rasa hati dengan menulis rasa ketidakpuasan hati kita dalam sehelai kertas.
- Hargai kebolehan diri
- Perlu ada sikap yakin diri
- Cintai diri sendiri.
- Sentiasa Update perkembangan diri dengan memaklumkan kepada ibu dan ayah.
- Mohon restu
- Ambil Wuduk
- Menghadap Kiblat
- Niat dan lafaz doa
- Tidak mengambila masa terlalu lama untuk mengulang kaji, otak perlukan rehat yang secukupnya untuk menghadapi peperiksaan yang seterusnya.
- Membaca menggunakan teknik menyemak atau melihat setiap muka surat secara ambil lalu dan hanya memberikan tumpuan kepada sesuatu topik secara santai.
- Rehat dan tarik nafas yang panjang setiap 15 minit
- Tamatkan mengulangkaji dengan berdoa; mohon kepada Allah agar diberi ketenangan.
“Semoga Berjaya ! 
“
“
PROGRAM SEKOLAH SELAMAT
Posted by unitictsmkppasir
- -
POLISI 1:
KESELAMATAN PERGI DAN BALIK SEKOLAH
KESELAMATAN PERGI DAN BALIK SEKOLAH
Pendahuluan
Pergi dan balik sekolah merupakan cara pelajar dan guru
menjaga keselamatan diri semasa pergi dan balik sekolah. Kemalangan jalan raya
berlaku akibat kecuaian dan kurang kesedaran para pengguna jalan raya.
Pelaksanaan polisi ini dapat mewujudkan budaya selamat semasa pergi dan balik
sekolah.
menjaga keselamatan diri semasa pergi dan balik sekolah. Kemalangan jalan raya
berlaku akibat kecuaian dan kurang kesedaran para pengguna jalan raya.
Pelaksanaan polisi ini dapat mewujudkan budaya selamat semasa pergi dan balik
sekolah.
Objektif
- Mewujudkan persekitaran selamat pergi dan balik
sekolah. - Memastikan pelajar memahami peraturan
jalan raya dan tahu menjaga keselamatan diri semasa berada di jalan raya.
Tatacara Pergi Sekolah
- Pelajar mesti tiba di sekolah sebelum
jam 7.30 pagi. Pelajar yang lewat ke sekolah akan dikenakan tindakan. - Jika datang awal, jangan merayau di
luar kawasan sekolah. Pelajar digalakkan datang berkumpulan dan duduk di
kawasan Dataran Perhimpunan atau kantin. - Pelajar bermotosikal hendaklah
berlesen dan meletak kenderaan di tempat yang disediakan. Pelajar tidak
dibenarkan menunggang basikal dan motosikal dalam kawasan sekolah. - Kenderaan pelajar wajib memenuhi
spesifikasi yang ditetapkan oleh pihak berkuasa(JPJ). - Kenderaan ibu bapa tidak dibenarkan
masuk ke kawasan sekolah. - Semasa menyeberang jalan pastikan
tiada kenderaan di kiri dan kanan jalan. - Bila berlaku kemalangan, lapor segera
kepada guru / pentadbir.
Tatacara Balik Sekolah
- Pelajar hendaklah sentiasa mematuhi
peraturan lalulintas. - Pelajar mesti terus pulang ke rumah
masing-masing selepas tamat sesi persekolahan. - Pelajar hendaklah memaklumkan kepada
pihak sekolah sebarang masalah yang dihadapi semasa perjalanan pulang dari
sekolah. - Bagi pelajar yang membawa kenderaan
sendiri mesti memastikan keselamatan diri dan kenderaan serta mematuhi
peraturan lalulintas. - Bagi pelajar yang balik dengan bas, van dan kenderaan
ibu bapa hendaklah menunggu di stesen bas yang disediakan.
POLISI KE-2: SALAH LAKU SIFAR
Pendahuluan
Dekad ini menyaksikan perkembangan sosial para pelajar semakin meningkat
sehingga membawa mereka terjerumus ke dalam masalah disiplin serta sosial yang
keterlaluan. Banyak pihak termasuk sekolah memandang serius akan hal ini
sehingga mewujudkan pelbagai program untuk mewujudkan salah laku sifar di
kawasan sekolah.
sehingga membawa mereka terjerumus ke dalam masalah disiplin serta sosial yang
keterlaluan. Banyak pihak termasuk sekolah memandang serius akan hal ini
sehingga mewujudkan pelbagai program untuk mewujudkan salah laku sifar di
kawasan sekolah.
Objektif
- Mewujudkan persekitaran sekolah yang
bebas dari masalah disiplin pelajar. - Membenteras budaya sosial yang
keterlaluan. - Membentuk suatu suasana yang bersifat
harmoni, aman dan saling menghormati di kalangan warga sekolah.
Jenis Salah Laku
- Salah laku jenayah
- Tingkah laku lucah
- Kekemasan diri
- Tingkah laku tidak mementingkan masa
- Tingkah laku kurang sopan dan biadap
- Tingkah laku musnah
- Tingkah laku tidak jujur/menipu
- Ponteng
Punca Salah Laku
- Diri sendiri
- Persekitaran /pengaruh luar
- Keluarga
- Sekolah
Langkah-langkah Pencegahan
- Nasihat/Kaunseling
- Amaran
- Rotan
- Digantung persekolahan
- Dibuang sekolah
- Laporkan kepada polis
POLISI KE-3: KESELAMATAN
MEMBULI
MEMBULI
Pendahuluan
Perbuatan membuli bermaksud percakapan atau perlakuan fizikal yang tidak
disenangi atau tidak diterima. Dengan pelaksanaan polisi ini dapat mewujudkan
budaya selamat semasa berada di dalam kelas dan di kawasan sekolah.
disenangi atau tidak diterima. Dengan pelaksanaan polisi ini dapat mewujudkan
budaya selamat semasa berada di dalam kelas dan di kawasan sekolah.
Objektif
- Menimbulkan kesedaran pelajar dan
warga sekolah agar menghindari perbuatan membuli. - Memberi panduan kepada mangsa dan pemangsa kejadian
untuk jalan penyelesaian dan tindakan selanjutnya.
Jenis Pelakuan Membuli
- Mengejek dan peras ugut
- Kata-kata jenaka, simbol, kartun,
lukisan, gambar tulisan dan lain-lain. - Mengemukakan soalan yang tidak
munasabah. - Memaksa melakukan sesuatu kerja.
- Memaksa kawan untuk mencuri dan melakukan perkara yang
salah.
Punca-Punca Perbuatan Membuli
- Untuk menunjukkan kuasa
- Pengaruh rakan sebaya dan media massa
- Memenuhi kehendak dan kepuasan diri sendiri.
- Mengukut trend semasa
Langkah Pencegahan Membuli
- Sentiasa berada dalam kumpulan.
- Mempunyai kesedaran bahawa dirinya terlibat dengan kes
buli atau tidak. - Mempelajari seni pertahanan diri untuk
keselamatan. - Menjauhkan diri daripada bergaul
dengan pelajar yang berisiko tinggi dan kawasan berisiko tinggi. - Memberitahu guru sekiranya pelajar
menjadi mangsa.
Tindakan Susulan Pelakuan Membuli
- Melaporkan kepada guru sekiranya anda mengalami atau
melihat sebarang bentuk perbuatan membuli. - Mengisi borang aduan.
- Melapor kepada HEM/guru
disiplin/guru/ibu bapa.
POLISI
KE-4:KESELAMATAN SEMASA KEGIATAN KOKURIKULUM
KE-4:KESELAMATAN SEMASA KEGIATAN KOKURIKULUM
Pendahuluan
Kebanyakan aktiviti kokurikulum tidak terlepas dari
kejadian-kejadian kemalangan disebabkan oleh tahap kesihatan yang tidak seimbang
serta peralatan yang digunakan.Justeru itu satu tatacara tindakan yang dapat
menjadi panduan perlu disediakan untuk menjamin keselamatan semua pihak.
kejadian-kejadian kemalangan disebabkan oleh tahap kesihatan yang tidak seimbang
serta peralatan yang digunakan.Justeru itu satu tatacara tindakan yang dapat
menjadi panduan perlu disediakan untuk menjamin keselamatan semua pihak.
Objektif
- Memastikan aktiviti yang dijalankan dirancang dengan
mengambil kira tatacara keselamatan dan mematuhi dasar Kementerian
Pendidikan. - Memastikan pengurusan peralatan dan diri pelajar
mengikut tatacara yang disediakan.
Tatacara Pelajar
Sukan dan Permainan
- Melaporkan tahap kesihatan kepada
guru.
- Memakai pakaian dan kasut yang sesuai
dengan aktiviti. - Jika rasa tidak selesa atau tidak
mampu meneruskan aktiviti maklumkan kepada guru. - Tidak menggunakan peralatan yang telah
rosak. - Melaporkan kepada guru tentang kemalangan yang berlaku.
Unit Beruniform
- Taraf kesihatan yang sihat dan
berpakaian sesuai. - Ketua pasukan merekodkan kedatangan
ahli. - Jalankan aktiviti secara berkumpulan serta mematuhi
arahan guru. - Sekiranya berlaku kemalangan laporkan kepada guru.
Kelab dan Persatuan
- Memaklumkan sebab/alasan kepada guru
jika tak dapat hadir. - Memakai pakaian yang telah ditetapkan
dan mematuhi arahan guru sepanjang aktiviti dijalankan. - Sekiranya berlaku kemalangan /
kecemasan hendaklah diberi rawatan segera atau laporkan kepada guru. - Pulang ke rumah segera setelah tamat
aktiviti atau aktiviti dibatalkan










